Sabtu, 07 Januari 2012

kasus jembatan ambruk

Sejumlah petugas evakuasi membersihkan batang kayu yang menghalangi mobil korban amruknya jembatan Kartanegara (Mahakam II) di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Senin (2/12). TEMPO/FIRMAN HIDAYAT.


PT Bukaka Teknik Utama merupakan perusahaan yang memenangkan tender untuk pemeliharaan Jembatan Kartanegara dengan nilai anggaran Rp 2,6 miliar. Jembatan Kartanegara ambruk saat dilakukan kegiatan pendongkrakan jembatan.

Akibat ambruknya jembatan, sebanyak 23 orang ditemukan tewas dan 12 orang dilaporkan hilang. Sementara korban luka mencapai 39 orang, masing-masing luka ringan 31 orang dan sisanya delapan orang mengalami luka berat.




sepertinya terlihat dari beberapahal terkait jembatan ambruk ini, jembatan dalam kondisi akan diperbaiki (didongkrak ulang) dan ternyata sebelum tanggal perbaikan itu tiba, jembatan sudah ambruk terlebih dahulu..mungkin terjadi kesalahan dalam perhitungan jangka waktu perawatan jembatan..semoga saja kejadian seperti ini tak terulang lagi..

kasus mesuji

JAKARTA - Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Mesuji telah mengantongi data mengenai indikasi aliran dana dari perusahaan terhadap aparat keamanan. Mereka tengah menelisik apakah ada kaitannya kebijakan pengamanan yang dinilai tidak imparsialitas saat mengamankan sengketa lahan antara perusahaan dengan warga.

"Kami sudah menemukan data. Tapi, maaf tidak bisa kami buka sekarang," kata Juru Bicara TGPF Mesuji, Indriaswati Dyah Saptaningrum, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (6/1/2012). Wanita yang biasa disapa Indri itu berterus terang pihaknya mendapatkan data bahwa aparat keamanan di Mesuji, Lampung, menerima dana dari PT Silva Inhutani Lampung (SIL). Namun, TGPF masih mengklarifikasi kebenarannya.

Berdasarkan data yang diterima TGPF, tiap bulan jumlah personel yang diterjunkan untuk mengamankan sengketa lahan di sana berbeda dari bulan sebelumnya. Bahkan, ada pergantian kepemimpinan. Itulah sebabnya, TGPF Mesuji yang dipimpin Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Denny Indrayana itu sedang menelusuri apakah ada yang mempengaruhinya.

TGPF juga tengah menginvestigasi apakah ada organisasi yang melegalisasi ihwal aliran dana terhadap aparat. Kendati ditemukan fakta pendukung, pihaknya masih memverifikasi di lapangan. "Fakta itu kami susun tidak cuma satu. Kami menggunakan parameter sendiri," jelas Direktur Elsam itu.

Senada dengan TGPF, Tim Pencari Fakta (TPF) Mesuji yang dibentuk DPR juga menemukan dugaan aliran dana terhadap aparat. Anggota TPF Mesuji Sarifuddin Sudding menyatakan, pihaknya akan mencari tahu apakah kekerasan yang diduga melibatkan aparat ada kaitannya dengan pemberian fasilitas atau sejumlah uang oleh perusahaan. "Banyak masyarakat yang menjadi korban karena tidak memihak masyarakat," ungkapnya.

Bila terbukti aparat menerima aliran dana dari perusahaan, tindakan itu termasuk gratifikasi. Tidak ada landasan hukum yang melegalkan Polri menerima dana dari perusahaan. Sebab, dalam menjalankan tugasnya kepolisian dibiayai APBN. "Aparat di sana (Mesuji) melakukan tindakan kekerasan. Nah, ini apakah ada keterkaitan dengan pemberian fasilitas atau uang," tandas Politisi Partai Hanura itu. http://news.okezone.com/read/2012/01/07/337/553183/aparat-di-mesuji-terima-aliran-dana-dari-perusahaan

Pengungsi Mesuji Lampung Trauma Intimidasi Aparat

Kamis, 05 Januari 2012 13:27 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,  MESUJI -- Warga pengungsi di kawasan Register 45 Tuguroda Desa Pekat Jaya, Mesuji, Lampung, mengaku trauma dengan kondisi di bawah tekanan aparat pengamanan beberapa waktu lalu.

"Saya rasanya sudah tidak ingin lagi diajak-ajak masuk ke kawasan itu lagi, masih sangat kuat ingatan saya bagaimana petugas mengintimidasi kami," kata Kartini salah satu warga pengungsi kawasan Register 45, di Mesuji, Kamis (5/1).

Kartini mengakui keberadaannya di kawasan itu karena tergiur tawaran mendapatkan sebidang tanah dengan membayar sejumlah uang kepada oknum tokoh adat di sana.
"Kami memang diberitahu, bahwa tanah itu adalah milik adat, yang kepemilikannya harus diperjuangkan," katanya. Dia sendiri telah mengelola lahan register 45 seluas 1,5 hektare selama tiga tahun. Lahan tersebut dimanfaatkannya untuk ditanami singkong.

"Kami telah mengalami pengusiran sebanyak dua kali, pengusiran pertama kami sempat melawan dengan melakukan blokade jalan lintas timur Sumatera, hingga menimbulkan kemacetan panjang," ujarnya. Aksi itu, menurutnya telah berhasil menghasilkan kesepakatan, bahwa warga diberi waktu selama enam bulan untuk memetik hasil panen singkongnya.

"Namun, masih beberapa bulan kami kembali didatangi aparat kepolisian dan pamswakarsa yang menanyakan kapan lahan itu akan segera dikosongkan, jujur saja kami tidak takut dengan orangnya, tapi kami takut dengan seragam dan senjata yang digunakan saat menemui kami," ujarnya. Terakhir, penggusuran dilakukan di bulan November 2011, warga digusur secara paksa dan seluruh tanaman yang sebelumnya dijanjikan boleh diambil hasilnya justru didapati warga dalam kondisi membusuk.

"Saya menangis melihat tanaman yang telah dipelihara untuk memenuhi kebutuhan hidup justru dirusak," kata Kartini. Sejak beberapa bulan lalu ia dan 10 keluarga lainnya berada di pengungsian kawasan Moromoro Mesuji. Di sana, dirinya mendapat dukungan dari warga setempat untuk tidak kembali lagi mengikuti rekan lainnya yang membuka tenda di Tuguroda Desa Pekatjaya Mesuji.

"Sudah empat bulan kami mengungsi, tadinya ada 300-an KK, tapi sebagian sudah ada yang kembali ke daerah asal dan sebagian membuka tenda di Tuguroda," ujarnya. Meskipun telah berbulan-bulan, dia mengaku hingga saat ini belum mendapat bantuan dari pemerintah daerah setempat.
http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/12/01/05/lxbba6-pengungsi-mesuji-lampung-trauma-intimidasi-aparat





pada kasus mesuji ini terlalu banyak kekerasan..dari beberapa sumber yang saya lihat, ada indikasi bahwa aparat disana terima uang dari suatu pihak yang berkepentingan..
dibagian lainnya, wargapun sudah emosi dan saat ini sangat trauma atas kejadian yg menimpa mereka..dari pengusiran, kekacauan yg lalu, dan semua kejadian yang mreka sangat2 tak harapkan..
semoga saja kaskus ini dapat dituntaskan oleh pihak terkait..

pilihan profesiku

pilihan profesiku

memilih profesi itu adalah salah satu hal terbesar dalam hidup setiap umat manusia yang ada dimuka bumi ini, karna dari memilih profesi, itu akan menentukan seperti apa kita kedepannya.
apakah kita akan sukses, atau hanya akan seperti berjalan ditempat..memilih profesi itu harus dilakukan dengan serius dan tepat, karna itu tak akan semudah membalik telapak tangan, mungkin memilih adalah hal yang mudah,
tapi bertanggung jawab atas pilihan kita adalah hal yang cukup berat..seperti memiliki sikap profesionalisme, kalau kita plinplan dalam memilih profesi, ya apalah jadinya nanti..akan sulit orang percaya kepada kita..
dari banyak pilihan yang ada, saya berasa lebih meminati bagian system analyst.
System Analyst bertugas mempelajari aktivitas bisnis yang akan dibuat sistemnya. Merekalah yang menentukan kebutuhan berdasarkan informasi yang didapat. Tanggung jawab seorang System Analyst ada pada penentuan kebutuhan sistem yang akan dibangun, bukan pada design sistem yang sudah ditentukan. Patut dicatat, ada beberapa kasus seorang System Analyst mencakup System Design.

Selasa, 20 Desember 2011

Royal Wedding Kraton Yogyakarta


Pada 16 Oktober lalu, Pangeran Haryo menjalani tradisi nyantri.  Dalam prosesi ini, ia dijemput oleh utusan Dalem Kraton dengan kereta kuda. Ia dijemput oleh Kanjeng Raden Temenggung (KRT) Jatiningrat atau Romo Tirun, KRT Hadiningrat, KRT Pujaningrat dan KRT Yudo Hadiningrat.

Lalu, pada Senin, 17 Oktober kemarin, Pangeran Haryo dan GKR Bendara menjalani upacara siraman. Ritual ini digelar di dua tempat berbeda. Untuk mempelai pria, siraman digelar di bangsal Kesatrian. Sementara, siraman mempelai putri dilakukan Bangsal Sekar Kedhaton Kaputren.

Gusti Kanjeng Ratu Hemas sendiri, yang memimpin upacara ini. Siraman yang dalam bahasa Jawa berasal dari kata siram, berarti mandi, merupakan prosesi penuh makna dan penuh rasa haru.

Upacara ini dilakukan, dengan tujuan agar calon pengantin membersihkan diri, dan dalam keadaan suci dan murni, saat memasuki gerbang pernikahan.

Lalu, pada malam harinya, GKR Bendara menjalani prosesi malam Midodareni di Bangsal Sekar Kedaton, Keraton Yogyakarta. Ini merupakan malam terakhir masa lajang putri yang hanya ditemani saudara dan kerabat perempuannya menjelang hari pernikahan keesokan harinya.

Berikut ini foto-foto prosesi pernikahan Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegoro dan Gusti Kanjeng Ratu Bendara:







pengamanan untuk acara tersebut


bentuk undangan untuk pernikahan tersebut



prosessi siraman adat jawa












sumber: google (royal wedding kraton jogja)

sinopsis novel Sang Pemimpi

Berawal dari Tiga orang pemimpi. Setelah tamat SMP, melanjutkan ke SMA Bukan Main, di sinilah perjuangan dan mimpi ketiga pemberani ini dimulai. Ikal salah satu dari anggota Laskar Pelangi dan Arai yang merupakan saudara sepupu Ikal yang sudah yatim piatu sejak SD dan tinggal di rumah Ikal, sudah dianggap seperti anak sendiri oleh Ayah dan Ibu Ikal, dan Jimbron, anak angkat seorang pendeta karena yatim piatu juga sejak kecil. Namun, pendeta yang sangat baik dan tidak memaksakan keyakinan Jimbron, malah mengantarkan Jimbron menjadi muslim yang taat.
Arai dan Ikal begitu pintar di sekolahnya, sedangkan Jimbron, si penggemar kuda ini biasa-biasa saja. Malah menduduki rangking 78 dari 160 siswa. Sedangkan Ikal dan Arai selalu menjadi lima dan tiga besar. Mimpi mereka sangat tinggi, karena bagi Arai, orang susah seperti mereka tidak akan berguna tanpa mimpi-mimpi. Mereka berdua mempunyai mimpi yang tinggi yaitu melanjutkan belajar ke Sorbonne Perancis. Mereka terpukau dengan cerita Pak Balia, kepala sekolahnya, yang selalu meyebut-nyebut indahnya kota itu. Kerja keras menjadi kuli ngambat mulai pukul dua pagi sampai jam tujuh dan dilanjutkan dengan sekolah, itulah perjuangan ketiga pemuda itu. Mati-matian menabung demi mewujudkan impiannya. Meskipun kalau dilogika, tabungan mereka tidak akan cukup untuk sampi ke sana. Tapi jiwa optimisme Arai tak terbantahkan.
Selesai SMA, Arai dan Ikal merantau ke Jawa, Bogor tepatnya. Sedangkan Jimbron lebih memilih untuk menjadi pekerja ternak kuda di Belitong. Jimbron menghadiahkan kedua celengan kudanya yang berisi tabungannya selama ini kepada Ikal dan Arai. Dia yakin kalau Arai dan Ikal sampai di Perancis, maka jiwa Jimbron pun akan selalu bersama mereka. Berbula-bulan terkatung-katung di Bogor, mencari pekerjaan untuk bertahan hidup susahnya minta ampun. Akhirnya setelah banyak pekerjaan tidak bersahabat ditempuh, Ikal diterima menjadi tukang sortir (tukang Pos), dan Arai memutuskan untuk merantau ke Kalimantan. Tahun berikutnya, Ikal memutuskan untuk kuliah di Ekonomi UI. Dan setelah lulus, ada lowongan untuk mendapatkan biasiswa S2 ke Eropa. Beribu-ribu pesaing berhasil ia singkirkan dan akhrinya sampailah pada pertandingan untuk memperebutkan 15 besar.
Saat wawancara tiba, tidak disangka, profesor pengujinya begitu terpukau dengan proposal riset yang diajukan Ikal, meskipun hanya berlatar belakang sarjana Ekonomi yang masih bekerja sebagai tukang sortir, tulisannya begitu hebat. Akhirnya setelah wawancara selesai, siapa yang menyangka, kejutan yang luar biasa. Arai pun ikut dalam wawancara itu. Bertahun-tahun tanpa kabar berita, akhirnya mereka berdua dipertemukan dalam suatu forum yang begitu indah dan terhormat. Begitulah Arai, selalu penuh dengan kejutan. Semua ini sudah direncanaknnya bertahun-tahun. Ternyata dia kuliah di Universitas Mulawarman dan mengambil jurusan Biologi. Tidak kalah dengan Ikal, proposal risetnya juga begitu luar biasa dan berbakat untuk menghasilkan teori baru.
Akhirnya sampai juga mereka pulang kampung ke Belitong. Ketika ada surat datang, mereka berdebar-debar membuka isinya. Pengumuman penerima Beasiswa ke Eropa. Arai begitu sedih karena dia sangat merindukan kedua orang tuanya. Arai sangat ingin membuka kabar itu bersama orang yang sangat dia rindukan. Kegelisahan dimulai. Baik Arai maupun Ikal, keduanya tidak kuasa mengetahui isi dari surat itu. Setelah dibuka, hasilnya adalah Ikal diterima di Perguruan tinggi Sorbone, Prancis. Setelah perlahan mencocokkan dengan surat Arai, inilah jawaban dari mimpi-mimpi mereka. Kedua sang pemimpi ini diterima di Universitas yang sama. Tapi ini bukan akhir dari segalanya. Di sinilah perjuangan dari mimpi itu dimulai, dan siap melahirkan anak-anak mimpi berikutnya.

Etika berpakaian ke Kampus


Etika berpakaian Kekampus bukanlah suatu aturan tertulis, namum suatu kesadaran kita sebagai mahasiswa/mahasiswi untuk memiliki etika tersebut. Kampus adalah tempat menimba ilmu, bukan tempat berbelanja seperti Mall atau tempat nongkrong seperti Taman atau café. Jadi berpakaian selayaknya dan sepantasnya, tidak dilebih-lebihkan dan juga tak dikurangi. Seperti untuk para mahasiswi tidak mengenakan rok mini, atau baju yang sangat ketat.. sebenarnya itu bukan Cuma untuk kepentingan kampus, tapi juga untuk keselamatan diri anda sendiri. Dikampus mungkin anda merasa aman, tapi diluar kampus banyak sekali hal-hal yang tak terduga. Seperti penculikan, pemerkosaan, dan perampokan. Untuk mahasiswa juga seharusnya berpakaianlah selayaknya mahasiswa, tidak compang-camping seperti preman kampung yg tak jelas..pakailah jeans/celana bahan yg rapih, dan kaos/kemeja yang rapih juga.. semua ini demi kenyamanan kita bersama.
kalau bisa jangan seperti itu ya

Senin, 19 Desember 2011

pembenahan sistem transportasi

Pembenahan system transportasi dikota Jakarta sangatlah penting untuk dilakukan, karna kita tau semakin hari semakin saja bertambah macet.. bukan cuma  macet, tapi banyak sekali alat transportasi yang sudah tidak layak untuk digunakan. Karna sangat minimnya unsure keselamatan, kelayakan, kenyamanan dan dari segi ramah lingkungan pun masih sangat jauh.. berikut ini saya akan memberi contoh beberapa alat transportasi yg tersedia dikota Jakarta ini:

1. Transjakarta, atau yg lebih dikenal orang Jakarta dengan sebutan busway. Transjakarta adalah salah satu alat pembenahan system transportasi yg bisa dibilang hampir berhasil..karna dimasa2 barunya ada transjakarta, banyak sekali warga Jakarta yang mulai pindah ke transjakarta yang memiliki fasilitas ac, bebas hambatan, dan memiliki supir yang terlatih.. namun semakin berjalannya waktu sekarang, kondisi transjakarta mulai memperhatikan, seperti rusaknya beberapa fasilitas seperti pegangan tangan dan coretan2 tak jelas.mungkin ini karna kurangnya perawatan dan kurangnya kesadaran masyarakat akan adanya alat transportasi masal seperti ini.

2. Metro mini, Kopaja, Koantas bima, dan sejenisnya. Bus dengan nama seperti itu adalah bus berukuran sedang, yang kebanyakan sekarang sudah sangat jauh dari kondisi layak jalan. Banyak sekali contoh yg bisa diambil, dari kapasitas yg sering melebihi batas, bus karatan, mengeluarkan asap hitam, dan sering sekali kebut2an dijalan tanpa mementingkan penumpang yang berada didalamnya. Namun, bus ini adalah bus yg manurut saya paling diminati oleh masyarakat, karna memiliki jangkauan yang luas..

3.Angkutan Kota, atau sering disebut dengan angkot oleh masyarakat sekitar. Angkot adalah salah satu alat transportasi yg bergerak diwilayah yang tidak terjangkau oleh bus-bus besar, trayek angkot biasanya tidak terlalu jauh dan melalu daerah2 kecil yg minim alat transportasi. Akan tetapi angkot seringkali kebut2an dijalan, dan sangatlah membahayakan penumpang didalamnya.

Tiga alat Transportasi diatas adalah alat transportasi yang seringkali menimbulkan masalah, tetapi sekarang pemerintah mulai sedikit demi sedikit membenahi alat transportasi tersebut. Seperti mengeluarkan armada Bus Sekolah, Kopaja ber AC, Transjakarta kecil, dan meremajakan Angkot.
Jagalah alat transportasi Masal yang kita naiki, demi kenyamanan kita bersama.